Putri Mandalika

Pernah merasa khawatir dan sedih karena nggak dapat-dapat jodoh?. Bingung karena memang nggak ada pilihan menikah?. Banyak yang seperti ini, tapi pernahkah terpikir, bahwa terlalu banyak pilihan, atau terlalu banyak yang menginginkan mu juga bikin pusing?. Nggak percaya?.

Legenda ini akan mengajarkan kita hal tersbut, betapa pusingnya punya kecantikan yang menjadikanmu seorang yang diinginkan banyak lelaki. Alkisah Putri Mandalika, yang tak hanya cantik, tapi berhati baik serta tulus, dengan kecantikannya mahsyur hingga terdengar ke berbagai kerajaan sehingga diperebutkan oleh pangeran-pangeran dari kerajaan lain dan para pemuda dari. kerajaan tersebut.

Ayahanda Sang Puteri meminta sang Puteri untuk memutuskan sendiri siapa yang akan diterima lamarannya, hanya saja sang puteri tahu bahwa jika ia memilih salah satu dari pria-pria tersebut, maka akan terjadi peperangan. Singkat cerita, setelah berfikir panjang, Puteri Mandalika memutuskan untuk tidak memilih salah satu dari pelamarnya, tetapi memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan cara terjun dari tebing di pantai Seger demi menjaga perdamaian antar kerajaan.

Saat hendak diselamatkan, alih-alih menemukan Sang Puteri, para pemuda dan rakyat sekitar menemukan hewan-hewan kecil menyerupai cacing laut diberi nama Nyale, yang dipercaya sebagai perwujudan Putri Mandalika.

Morale of storynya adalah tiap individu punya masalahnya sendiri. Bersyukur dan bersikap tulus baik untuk meghadapi tiap masalah. Tidak perlu merasa resah dan membandingkan masalah kita dengan masalah orang lain.

Gelang Mandalika by Papillon’s Sisters didedikasikan untuk menggambarkan Putri Mandalika yang memiliki kemurnian hati dan kecantikan yang diwakili oleh Mutiara sebagai center dari gelang tersebut. Warna-warna pop up digunakan untuk mewakilkan jiwa para pemuda yang mengejar Putri Mandalika, dan berfungsi untuk memberikan pesan untuk selalu bersemangat serta berjiwa muda.

Semoga hari kita menyenangkan…sehat semua ya…